Perihal Ikhtilaf itu

Tag

, , ,

Khilaf dan Ikhtilaf bermakna adanya perbedaan. Khilaf merupakan perbedaan tanpa dalil sedangkan Ikhtilaf bermakna perbedaan dengan dalil. Terdapat suatu istilah “Ini merupakan masalah Khilafiyah..” maksud dari pernyataan tersebut ialah para ulama tidak satu pendapat dengan masalah tersebut.

Pada masa sekarang lazim kita temui bermacam ragam cara orang dalam beramal ibadah. Nan paling tampak di kampung kita ialah Bismillah yang dilembutkan atau dilunakkan dalam membaca surah Al Fatihah ketika shalat. Kemudian perkara janggut yang pada masa dahulu tak ada orang nan mempermasalahkan bahkan bertambah hormat dan segan orang apabila melihat laki-laki berjanggut. Namun kini karena pengaruh dari hasungan media kuffar, orang kampung kita ikut terpengaruh.

“Bagaimana pula kita menyikapi berbagai macam bentuk berpedaan itu?” tanya engku kepada kami. Oleh karena itu kita mesti menyadari terlebih dahulu beberapa hal berikut ini: Baca lebih lanjut

Iklan

Penghulu Itu

Tag

, , , ,

Kayu gadang di tangah padang
Tampek bataduah kahujanan
Tampek balinduang kapanehan

Urekno tampek baselo
Batano tampek basanda
Daunno tampek banauang

________________

Kayu besar di tengah padang
Tempat berteduh bila kehujanan
Tempat berlindung dikala kepanasan

Uratnya tempat bersila
Batangnya tempat bersandar
Daunnya tempat bernaung

Demikianlah kata petitih urang Minangkabau perihal sosok seorang penghulu, kata orang “idealnya” namun pada kenyataan masa kini amatlah payah mencari nan serupa demikian itu.

Syarat seorang hingga dapat diangkat menjadi penghulu di Minangkabau: Baca lebih lanjut

Tahun baru 1440 H

Tag

, , , , , ,

Bagaimanakah peringatan tahun baru 1440 H di kampung kita? Adakah semarak?

Dahulu tatkala memasuki tahun baru hijriyah, tiap surau orang mengaji. Mengkaji tarikh perjalanan hidup dari nabi kita terutama peristiwa yang berkisar seputar hijrahnya nabi dan umat muslim dari Mekah ke Madinah. Baca lebih lanjut

Bermain Alang Alang

Tag

, , , , ,

Mangana Maso Ketek, Filosofi dari Main Layang Layang

Tulisan asli dapat dilihat di: http://www.anakminang.com

Semasa kanak-kanak mungkin untuk yang lahir minimal tahun 1993 ke bawah, tempat bermain kita ialah di alam. Berpanas-panas, agak berlainan dengan kanak-kanak masa kini. Bermain mungkin sudah dengan hanphone sahaja, berinstagram atau facebook, chating, kalau tidak bergalau atau sibuk dengan status. Dari sini mungkin bisa dikatakan bahwa angkatan 1990an agak lebih senang hidupnya. Bagaimanakan tidak? masa itu mana ada bergalau-galau. Malahan tahunya “galau” itu dari lagi Anroys[1] “galau hati nan luko” sahaja, selebihnya bermain-main dengan kawan.

Sekarang, baru kelas empat esde, sudah macam-macam statusnya; Aku sayang kamu lah, ya ampun.. belanja (jajan) hari-hari masih menampung tangan dari orang tua sudah pandai pula memanggil mama anak gadis orang. Sama tahu sajalah kita keadaan masa kini.

Bahagian dari bermain-main itu yang paling diingat ialah main alang alang.[2] Coba kita uji daya ingat kita agak sedikit, adakah ingat tuan dengan macam-macam alang alang itu? Baca lebih lanjut