29. Tata Upacara Adat Minangkabau: Upacara Batagak Pangulu

Tag

, , , , , ,

UPACARA BATAGAK PANGULU

Salah satu upacara atau alek (ceremony) adat Minangkabau yang paling sakral yang mendapatkan perhatian dan perlakukan khsus adalah Batagak Pangulu atau ada juga yang menyebutnya Batagak Gala.  Upacara ini merupakan peristiwa pentasbihan dan pengambilan atau pengucapan sumpah serta janji seorang Pangulu pada saat ia diangkat dan dinobatkan sebagai pemimpin kaum yang bergelar Datuak. Upacara adat ini sesuai dengan ajaran Islam sebagaimana firman Allah mengingatkan:

Sesungguhnyan orang-orang yang menukar janji (nya dengan Allah) dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit maka mereka itu tidak mendapat bahagian dari (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kahirat dan tidak (pula) akan menyucikan mereka. Bagi mereka adalah azab yang pedih (QS:3:77).

Pada bagian lain Allah juga mengingatkan:

Dan janganlah kamu mengikuti orang yang selalu bersumpah, lagi yang hina” (QS 68:10). Baca lebih lanjut

Iklan

28. Tata Upacara Adat Minangkabau: Upacara Pernikahan

Tag

, , , , , , , , , ,

UPACARA PERNIKAHAN

Salah satu momen skaral dalam adat Minangkabau dan ajaran Islam adalah pernikahan. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman: “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia ciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendir, supaya kami cenderung dan merasa tenteran kepadanya, dan dijadikan diantara kamu rasa kasih sayang. Susungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (QS:30:21). Rasulullah S.A.W bersabda: “Wahai pemuda, barang siapa diantara kalian telah mampu berkeluarga, hendaklah ia kawin karena ia dapat menundukan pandangan dan memelihara kemaluan. Barang siapa yang belum mampu, berpuasalah, sebab ia dapat mengendalikanmu (HR Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Mas’ud) Baca lebih lanjut

27. Tata Upacara Adat Minangkabau: Upacara Kelahiran

Tag

, , , , , , , , , , , ,

HAKIKAT DAN FALSAFAH TATA UPUACARA ADAT

Pada dasar upacara ada yang dalam bahasa Minangkabau disebut alek  adalah ungkapan rasa syukur atas anugrah Allah S.A.W. Upacara-upacara tersebut terkait dengan berbagai keadaan yang dialami oleh anggota masyarakat sebagai sebuah siklus atau daur hidup yang sudah menjadi kententuan Allah S.W.T.

 

UPACARA KELAHIRAN

Upaca Kelahiran, dalam adat Minangkabau, tidak terlalu istimewa dibandingkan dengan Upaca Batagak Gala dan Upaca Perkawinan. Upacara kelahiran biasanya hanya melibatkan kelompok kecil, seperti kaum, dan suku, atau tetangga, tidak melibatkan masyarakat satu nagari. Dari sekian banyak rangkaian upacara adat kelahiran, ada beberapa yang paling menonjol dan sering dilakukan oleh masyarakat Minangkabau, antara lain: 1) Turun Mandi, 2) Aqiqah 3) Manjapuik Anak dan Maata Anak. Baca lebih lanjut

26. Tata Upacara Adat Minangkabau: Pendahuluan

Tag

, , , , , , , , ,

PENDAHULUAN

Salah satu tata kehidupan yang diatur oleh adat Minangkabau adalah berbagai bentuk upacara yang dikaitkan dengan daur hidup seperti kelahiran, pernikahan, kematian dan pewarisan kepemimpinan adat (sako). Upacara-upacara yang sangat kental mewarnai adat Minangkabau ini telah berlangsung berabad-abad yang lalu, dan turun-temurun dari generasi ke generasi. Upacara-upacara ini merupakan kekayaan budaya yang menjadi warisan budaya tak-benda (intangible heritage) yang harus dilestarikan dan nilai-nilainya harus dikembangkan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2007 tentang Pemajuan Kebudayaan menetapkan “adat istiadat” sebagai salah satu objek pemajuan kebudayaan. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2014 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau, Pasal 12 ayat (1) dan (2) mengatur bahwa upacara daur hidup, upacara tradisional, dan pewarisan sako dan pusako sebagai nilai budaya Minangkabau yang harus dilestarikan. Baca lebih lanjut